Senin, 14 Februari 2011

Sebatas lukisan dinding hati...

Hatiku berkabut...
antara putih dan hitam
Hatiku tersangkut
diantara pucuk ranting yang hampir patah
Kemudian aku terpaku dalam tatapan nanar 
menukik laksana elang yang ingin meraih mangsa 
dalam cengkraman 
Ada apa disana ? 
Kenapa dengan aku ?

Tak ada jawab ketika terucap sebuah ungkapan 
hanya kebisuan dalam sunyi diantara hingar bingar
Apakah dengan berteriak lalu engkau akan menoleh padaku ?
Dan sudi melepaskan dekapan angin saat badai sedang bersemayam
Kenapa disaat aku diam semua terasa asing ?
seakan tak kukenali sekeliling yang meyapa diriku
Ada apa dengan aku ?
hingga cermin saja enggan menerima bayanganku
Siapakah aku ?
ketika aku berhadapan dengan dirimu, 
yang ada hanya detak dengan denyut yang tak teratur 
menyampaikan pesan kalbu yang aku sendiri tak begitu mengerti 


Inginnya aku berdamai dengan badai, 
agar hembusannya tak lagi mendera aku
Hingga kemudian aku lunglai 
dalam pelukan hangatmu...


Bilakah ....





 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar