Bicara cinta tak semudah mengurai bait dalam lagu
dalam puisi atau dalam lantun lisan yang santun
Bicara cinta bagai merangkai cerita yang berurai makna namun sarat
sabda bak Khalil Gibran yang mentasbihkan kalimat kalimat indah
Pernahkah engkau jatuh cinta ?
Seperti apakah rasa itu jika tiba tiba hadir dalam tautan kehidupan kita ?
Ada yang dengan gamblang menjabarkan rasa itu dengan alur yang mengalun
bak punjangga yang kecanduan asmara
Ada pula yang tak sepatah katapun terlontar dari pengucapan lisan
Seperti apakah bentuk cinta itu ?
Seperti langit yang berpelangikah ? jika rinai hujan membentuk bias warna yang beraneka
Ataukah seperti sembilu yang tiba tiba menghujam jantung hingga detaknya tak bisa kita kendalikan
walau deru nafas melaju dengan teratur
Cinta.... kadang hadir tak kenal waktu
mendadak hinggap, mendadak lenyap
Tapi cinta yang ingin kuraih hanyalah cinta Ilahi yang tak lekang waktu
hingga maut menjemput ajal , masih bersemayam dalam sukma meski raga
sirna dalam rengkuhan bumi
Cinta... adakah selalu kita maknai sebagai ungkapan ?
ataukah memiliki makna sendiri yang harus kita cari hingga akhir waktu ....