Kamis, 03 Februari 2011

Rancauan alam sadar

Lentera senja kembali menyala , diantara kepak camar yang terbang rendah
singgasana jingga di ufuk senja yang merayap bak lukisan sore yang kulalui
Di atas karang curam aku berdiri dengan satu kaki, ibarat bangau yang sandarkan diri
diantara terjal dan tajamnya cakaran batu yang menjulang
Aku seperti kepak kepak elang yang ingin menerjang badai dilautan luas
namun tak punya sayap untuk terbang...
Sungguh ironis, 
Kekuatan apa yang bisa aku andalkan bila tak sanggup menukik 
atau bahkan mencoba menyerbu ribuan mangsa nun di dasar samudera 
Dalam keriangan camar yang berpesta pora
Aku hanya bisa menerawang tanpa hiraukan kelakar alam
menertawakan kelemahan diri yang sombong 
Hinalah .... agar aku sadar dari kepongahan yang tak lazim
Tertawalah .... biar gemuruh bara dalam otakku memancar pijar
pijar lava dan uap nafsu melepuhkan kekeruhan jiwa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar