Selasa, 19 April 2011

Sebait Rindu Dari Lara Hati

Dalam jeda nafas yang kuhirup
ada hentakan batin yang ingin teriakkan kata kata dalam
sebuah lorong sunyi
entah hanya sekedar melepas belenggu rasa ataupun karena
aku lelah...
Peluh yang terkuras mendadak kering dalam sekedip mata 
Kemanakah aku harus terlelap ?
Aku rindu untuk pulang setelah menapak dalam terjalnya cadas 
yang terus kudaki sampai ke titian asa yang tak temukan beranda


Memang sudah inginku terus berjalan tak menoleh kebelakang
tanpa harus berujar dengan sejuta alasan yang tak seharusnya terucap
Dan inilah nyata yang sebenarnya
Kusadari sepenuhnya bahwa bekunya labirin kesunyian tentulah bukan
karena tak ingin kusinari dengan cahaya kosong
Tak mau pula menjadi makhluk angkuh yang mentasbihkan hati
pada sabda cinta palsu hampa


Aku adalah jiwa yang sedang terpasung dalam ketersesatan
jalur yang meingkar selalu memutar balikkan diri pada rotasi tak berujung
kemana jalan yang semestinya kulalui
Aku harus bisa temukan titik balik yang sesungguhnya
walau itu harus kulalui dengan waktu yang terlambat
Istirahatlah sejenak jiwaku,
kubiarkan sesaat engkau menghirup udara walau dalam celah setitik


Aku hanya  rindu untuk pulang....
dan asaku tetaplah terus temukan jalan untuk pulang....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar