Tetes kerinduan bersandar di dermaga sepiku
berjajar dengan bulir bulir kenangan yang lama berlalu
Sesaat aku seperti dalam dimensi lain
hingga tanpa kusadari sesosok bayangan perlahan menghampiri
Sungguh aku mengenali dirimu, wajah yang selalu membekas dalam
setiap bait bait tasbih yang seakan tak lepas dalam munajat kecintaanku
Senyum yang tersungging serupa dengan yang dulu selalu kau berikan
dalam ucapan dan salam
Subhanallah.... kerinduanku begitu menyala dengan bara yang sama sekali
tak pernah padam sedikitpun
Bagaimana bisa aku lupa dengan dekapan hangatmu
kala dingin menyesap dalam malam malam sepiku
Tak pernah sekalipun engkau mengeluh meski kelelahan jelas tersirat
Kau ada saat yang lain tak ada
Aku masih takjub dengan kehadiranmu
setelah bertahun tahun engkau pergi
dengan meninggalkan bekas kesedihan yang mendalam
dan tak pernah bisa kututupi dengan cara apapun
Meski musim selalu berganti dengan acuan waktu
Yang selalu kuingat ,
kau titipkan pesan rahasia yang hanya aku saja tau
Ya...
Aku sangat kehilanganmu...
Tersadar kembali dari kenangan biru itu
tiba tiba muncul dari ujung yang lain seseorang yang begitu
kukenal pula
Hai.... ada apa hari ini, seakan akan semua terencana
semua datang disaat yang entah tepat
ataukah memang sudah dikehendaki
Tawaku lepas dengan rasa yang semakin membuncah
ini bukan hari jadiku, namun seakan pesta akan digelar
Hey.... siapa yang akan berpesta ?
Adakah pernikahan akan digelar ?
Siapakah mempelainya ?
Rupanya kisah Romeo akan terulang
Ataukah kisah Adam dan Hawa yang lebih tepat dijabarkan ?
Kisah kasih pilu dalam roman kehidupanku
memberikan warna lain diantara kelamnya cerita cinta
dan memberikan silauan diantara cermin yang retak
Sungguh meski raga tak lain berteman dengan nyawa
balada kasih yang terkubur tetaplah jadi bagian klasik
yang akan selalu mempunyai ruang tersendiri
Aku sungguh bahagia melihatmu bersanding kembali
entah aku tak tau dibalik kejadian ini
meski ada sebuah tanya hati
Apakah kalian benar benar telah bertemu di alam sana....?
Aku hanya ingin bisikan sesuatu
Tunggulah aku di rumah kehidupan selanjutnya....
* Tribute to my beloved aunty (she already passed away in 1991) and my beloved uncle ( he already passed away in 2002 ) They were loving an each other until the end of time and the best couple I ever had and knew
Love u all.....( U & P )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar