Sabtu, 13 November 2010

Langit cerah Tapi hatiku mendung

Pagi ini langit begitu cerah dengan kuasan warna biru dan awan tipis 
yang bergelayut manja
Puncak gunung baik arah timur maupun barat serta barat daya begitu nampak
menjulang indah, tegas dan mengagumkan
Angin berhembus sedikit keras tapi menyejukkan pagi
Tapi kenapa keindahan itu tak terpancar sama dihatiku ?
Hatiku tetap mendung walau tak pekat lagi, ada apa ?
Kenapa ? 

Pagi ini tak ada sapa dan ucapan yang tegas namun lugas yang
selalu jadi penyemangat hariku
Keriangan yang tercipta mendadak senyap...
ada apa ?
Aku tercekat, diam tanpa kata. Merenung setiap detik yang telah berlalu,
adakah diam itu selalu mengubah keadaan jadi indah atau malah sebaliknya ?
Masih terduduk dalam diam, jemari mulai mengukur huruf demi huruf yang
mulai memainkan peranan hati mewakilkan rasa yang mulai ikut resah
tak ada yang patut disalahkan karena semua sudah tercetak dalam wadah yang jelas
bahwa memang demikaianlah yang harus terjadi...
Tak ada niat untuk menggoreskan pisau pada setiap hati yang merasakan rasa yang sama
Ruangan itu benarlah sudah kututup rapat , namun tak jua terkunci dengan benar
Harus dengan apa aku menyimpannya ? 
Bongkahan batu yang besar sekekar karang kah ? atau cetakan beton yang berlapis
yang harus kuracik agar dapat menutup rapat hingga tak bisa kubuka lagi, karena
aku enggan mengingatnya lagi...


Langit langit hatiku sudah mulai kulukis dengan kuas yang baru
ingin ku torehkan hiasan kupu kupu yang terbang menuju taman hati
yang sudah mulai kutata lagi dengan semerbak harum bunga yang baru
dan hijau rerumputan yang tersiram tetesan hujan semalam
Tapi kenapa aku masih saja menatap syahdu pada lorong kejauhan


Bukan maksudku berteriak " Jangan buka pintu itu lagi !!" kepadamu sahabat ,
bukan itu... 
Aku hanya ingin segera berlalu, tanpa harus berlari 
Maafkan aku yang tak punya niat untuk membuat kau jadi gundah
dan gelisah karena ada gejolak dalam gelombang hatimu saat ini
Kusadari semuanya tak ingin saling berselisih 
maafkan aku...


Bilakah langit kembali cerah di hari esok, bersama dengan hati yang turut serta ?
Semoga....












(Sahabat.... apapun yang terjadi, hitam atau putih akan kupandang dengan warna yang sama sesuai dengan nilai dan warnanya. Tak akan berubah menjadi abu2. Demikian pula aku menilai dirimu tak akan berubah seperti awal kukenal.... )







 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar