Minggu, 05 Juni 2011

Memeluk nadir dalam sebuah tulisan ....

Tubuhku mendadak lunglai, dalam kesesatan yang tak bisa kuhindari
kurasa di depanku tampak pemandangan yang luar biasa
namun nyatanya hanya bias semu fatamorgana...
Berhenti sejenak dalam nafas yang menderu lagi sesak
tak hiraukan isak dalam hati yang tiba-tiba merebak
Apakah aku salah bila harus menangis dalam kelelahanku ?


Tak bisa kupungkiri nyata yang sebenarnya terjadi
bahwa hati, jiwa dan langkahku dalam gerak yang sama
ibarat sisi mata uang yang terlihat tak sama dengan rupa yang sesungguhnya
Haruskah aku berlari dalam langkah yang tertatih ?
Ataukah aku harus teriak sumpah serapah yang bukan gambarkan diriku ?


Tidak !


Bukan itu yang kumau,
bukan pula begini yang kuingini
Bagaimanapun dan dalam keadaan apapun
hanya keikhlasan serta pengharapan abadi yang tetap
harus ku pegang teguh pada jalan kehendakNya
meski semua tak sejalan dengan rencana sekalipun
aku tetap harus menjadi apa yang diminta....


Tuhan...
rengkuhMu selalu jagai aku dalam kesesatan nafsu
ambisi yang tak semestinya merebak tak ingin pudarkan
segala pengabdian yang memang selayaknya kupersembahkan
untukMu.....
ya, hanya untukMu.....
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar