Rabu, 11 Januari 2012

Kangen.... ( Itu saja )

Lama kutatap tetesan air mata langit diantara pekatnya awan 
Kusandarkan pikiran pada jendela hati yang tak berpintu
Seakan cuaca mampu membaca kilasan sunyi
yang nelangsakan sekelumit penat yang menggumpal


Aku rindu padamu....
Demikian hati membisikkan angin yang berdesir lirih
Apakah demikian engkau disana ?
Masihkah aku mampu memeluk embun yang setiap pagi
mencium deru nafas gairahku sisa semalam ?


Hati, tak akan teriakkan lagi sebentuk nama yang tertuang
dalam lantun kesunyian
Namun kiranya waktu bisa kugenggam selaksa detak
yang kau hentakkan 
Bisakah sekelumit kata yang tertinggal dapat 
melepaskan rasa yang membuncah selama ini ?


Entahlah...... 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar